Kini Kabupaten Tangerang Miliki 2 RSUD & 44 Puskesmas Berfasilitas Lengkap

TIGARAKSA – Di usia Pemerintah Kabupaten Tangerang ke-73 tahun yang jatuh pada 27 Desember 2016, saat ini masyarakat daerah ini bisa merasa lega dengan adanya ketersediaan sarana kesehatan bersama layanan kesehatan masyarakat yang paripurna.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, drg Hj Naniek Isnaeni Lestari M.kes, Selasa (27/12/2016) saat perayaan HUT ke-73 Pemkab Tangerang, mengutarakan jajarannya dengan ketersediaan sarana-prasarana kesehatan dan tenaga kesehatan yang telah memadai bertekad akan terus meningkatkan kinerja layanan kesehatan masyarakat.

Sehingga pada gilirannya masyarakat Kabupaten Tangerang akan terjaga kesehatannya. Yang pada akhirnya pula akan berkolerasi dengan terwujudnya tingkat kesejahteraan hidup masyarakat yang lebih baik lagi.

Terkait ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, berharap mendapat dukungan maksimal dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan upaya-upaya maksimal dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Program inipun diharapkan pula mendapat dukungan dan kerja-sama terbaik dari ormas, lintas sektoral, swasta, dan seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Sehat yang paripurna,” harapnya.

Dituturkan dari 29 kecamatan meliputi  274 desa/kelurahan, kini di Kabupaten Tangerang telah berdiri 2 RSUD dan 44 puskesmas dengan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang lengkap.

Sementara untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang prima, kini 33 puskesmas sudah dapat memberikan pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) yaitu layanan persalinan ibu hamil secara sehat.

Lalu, 12 puskesmas sudah terakriditasi, 10 puskesmas sudah menjadi badan layanan umum daerah (BLUD), serta 7 puskesmas sudah dapat memberikan layanan rawat umum dasar, di antaranya Puskesmas Balaraja, Puskesmas Keronjo, Puskesmas Sepatan, Puskesmas Mauk, Puskesmas Curug, Puskesmas Kresek dan Puskesmas Cisoka.

Hj Naniek menegaskan jajarannya akan terus melakukan pemaksimalan layanan kesehatan masyarakat sehingga kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan menjadi lebih baik lagi.

Sisi lainnya, sosialisasi membentuk Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan masyarakat pun akan terus ditingkatkan untuk mewujudkan tujuan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan diri, kesehatan keluarga, dan kesehatan lingkungannya.


Bagikan artikel ini