Puskesmas Pasir Nangka Ikutkan Desa Pematang Dalam Lomba DBJ

TIGARAKSA – Petugas Puskesmas Pasir Nangka di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, terus menggiatkan sosialisasi Desa Bebas Jentik (DBJ) ke setiap desa di wilayah kerjanya.

Maksud pembentukan DBJ agar di setiap rumah di desa itu, nantinya  memiliki kader jentik untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk Aedes Aegypti, penyebab DBD, di setiap hari atau dua hari sekali pada tempat-tempat kembang-biak nyamuk jenis ini.

Di rumah-rumah itu, selanjutnya akan diberikan kertas laporan yang bisa diisi pemilik rumah di setiap kali keluarganya melakukan pemantauan jentik di tempat-tempat yang diduga bisa menjadi lokasi sarang nyamuk dan keberadaan jentik nyamuk.

“Sampai saat ini sejumlah wilayah telah mendapat pembinaannya, namun ada satu desa yang dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Desa Bebas Jentik yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang tahun ini,” papar dr Shelmi Johan, Kepala Puskesmas Pasir Nangka, Kamis (29/12/2016).

Desa tersebut adalah Desa Pematang. Desa ini disertakan dalam Lomba DBJ Tingkat Kabupaten Tangerang karena warga, kader kesehatan, dan para pengurus RT/RW-nya memiliki kepedulian cukup tinggi terhadap kebersihan lingkungan.

Diakui Shelmi, selama ini sebenarnya para petugas kesling bersama timnya telah melakukan sosialisasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat dengan fokus agar masyarakat mau melakukan perubahan perilaku sebelumnya menjadi menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Setelah ada informasi diadakannya Lomba DBJ, pembinaannya pun ditambah sisi waktu maupun materinya, khususnya kepada masyarakat Desa Pematang. Mudah-mudahan Desa Pematang bisa memperoleh nilai terbaik dan menjadi juara Lomba DBJ.

Selanjutnya, tambah Kepala Puskesmas Pasir Nangka, diharapkan para pengurus RT-RW bersama warganya di desa lain bisa mengikuti jejak dari Desa Pematang yang menjadi desa binaan khusus DBJ dari Puskesmas Pasir Nangka, yaitu dengan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan desanya.

Harus dimengerti bahwa Desa Bebas Jantik adalah desa yang secara nyata bisa membebaskan warga dari jangkitan penyakit DBD, Diare, dan penyakit berbasis lingkungan kurang sehat.


Bagikan artikel ini