2 Tim Dinkes Monitoring dan Evaluasi Pemberian TTD

TIGARAKSA – Kembali Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Seksi Gizi pada Bidang Kesehatan Masyarakat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswi SMA (sederajat) se-Kabupaten Tangerang.

Monev dilaksanakan 2 tim kerjasama lintas sektor Dinkes Kabupaten Tangerang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten Cabang Kabupaten Tangerang, mulai 1 Agustus hingga 12 September 2018.

Tujuan kegiatan ini untuk dapat melakukan pencegahan kejadian Anemia kepada remaja putri.

Keterangan diperoleh, pemberian TTD telah diberikan kepada pelajar wanita di SMA Al-Husna, SMAN 26 Kemiri, dan Ponpes Fathurobani.

Kusnadi SKM MKM, Kepala Seksi Gizi pada Dinkes Kabupaten Tangerang, kemarin, menjelaskan pemberian TTD sebagai salah-satu usaha pemerintah dalam melakukan pencegahan kejadian Anemia kepada remaja putri sebagai calon ibu hamil.

“Kejadian Anemia sering dialami para remaja putri dan ibu hamil yang bisa menyebabkan kematian bayi baru lahir dan ibu baru lahir,” katanya.

Sebab itu, pemberian TTD harus dilaksanakan sejak remaja usia sekolah agar bisa melakukan pencegahan Anemia. “Pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai salah-satu pelaksanaan program pemerintah dalam 1.000 hari pertama kehidupan.”

Sebenarnya sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 88 Tahun 2014, menyebutkan para remaja putri dan wanita usia subur diharuskan meminum TTD setiap seminggu sekali. Terkait itu, dinkes selain menggelar pemberian TTD, juga terus melakukan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan kepada para remaja putri di sekolah-sekolah melalui petugas kesehatan.

Diharapkan para remaja putri dan wanita usia subur untuk kesehatan mereka sendiri mau meminum TTD ini karena penting bagi keselamatan diri dan bayinya saat bersuami.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini