Dari Forum CEO Metro TV, Penjabat Bupati Komarudin: Permudah Perizinan Jika ingin Investasi Masuk Daerah

Jakarta- Penjabat Bupati Tangerang Dr. Komarudin, MAP dipilih menjadi salah satu pembicara utama pada Forum CEO Metro TV. Selain dirinya, pemimpin terbaik lainnya yang diundang adalah Prof. Dr. Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng yang juga Sekjend APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia). 

Dipandu host Rhenald Kasali dan Kania Sutisnawinata, Forum CEO kamis malam (28/6) itu mengambil tema “Investasi dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah”.

Menurut Komarudin, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memudahkan investasi dengan berlakukan sistem perizinan online pelayanan terpadu satu pintu.

“Kita terus berupaya mempermudah berinvestasi di daerah dengan online system. Dengan sistem ini, pengusaha tidak perlu repot datang dan antri menghantar berkas ke dinas. Cukup buka laptop, upload berkas, maka perizinan sudah bisa diproses. Kita buat mudah dan cepat," papar Komarudin menjawab pertanyaan masih berbelitnya perizinan di sejumlah daerah.

Komarudin pun punya jurus jitu untuk mencegah terjadinya pungutan liar (pungli) dalam pengurusan perizinan.

"Kita membatasi petugas layanan perizinan untuk tidak bertemu dengan investor yg sedang urus izin di luar jam kerja kantor. Hal ini untuk mencegah potensi korupsi atau gratifikasi dari sektor perizinan,” tandas Komar.

Penjabat Bupati memberikan catatan penting untuk pemerintah pusat agar juga mengawasi proses perizinan di daerah.

“Meski saat ini perizinan sudah dilimpahkan ke daerah, namun seharusnya pemerintah pusat tetap berperan memberikan informasi daerah-daerah mana yang terkesan lambat dalam perizinan. Saya setuju jika daerah yang mempersulit perizinan ini diberikan sanksi,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Nurdin Abdullah yang turut mendorong pemimpin di daerah untuk mempermudah investasi.

“Di era otonomi, kesempatan besar bagi Bupati, Walikota dan Gubernur untuk menarik sebanyak-banyaknya investor. Para kepala daerah ini harus jadi pelayan, bukan sebaliknya ingin selalu dilayani pengusaha. Permudah investasi masuk, potong jalur birokrasi panjang dan perbaiki infrastruktur,” kata pria yang baru terpilih menjadi Gubernur Sulsel versi Quick Count pada pilkada serentak 27 Juni lalu.

Menutup diskusi, Rhenald Kasali menyimpulkan bahwa terkait interaksi daya saing dan investasi daerah maka yang dibutuhkan adalah perlunya sinergitas antar semua elemen terkait perizinan, infrastruktur, supply tenaga kerja (modal insani), social capital, pendidikan & riset, serta industri penunjang/pelengkap.

“Terpenting, tidak saling menjegal dan harus saling melengkapi. Ini esensi dari pembangunan otonomi dan daya saing daerah”, tutup founder Rumah Perubahan ini. 

Forum CEO merupakan forum diskusi Chief Executive Officer atau para pimpinan perusahaan yang ditayangkan oleh televisi swasta Metro TV. 

Selain mengundang 2 pemimpin terbaik daerah sebagai narasumber, hadir pula pembicara lainnya dari kalangan pengusaha, yaitu Saleh Husin, Managing Director Sinar Mas, yang juga bekas Menteri Perindustrian, serta Shinta Widjaya Kamdani, CEO Sintesa. Dalam forum ini, puluhan CEO & pelaku bisnis ikut urun rembuk membincangkan investasi di daerah.
(infokom)


Bagikan artikel ini