Jika ASN Tidak Netral Di Pilkada Tangerang, PJ Bupati Komarudin: Kita Akan Turunkan Pangkatnya atau Dipecat!

Tigaraksa - Penjabat Bupati Tangerang Dr. Komarudin, MAP memberikan peringatan keras terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditengarai memberikan dukungan ke paslon di Pilkada Kabupaten Tangerang 27 Juni mendatang.

Hal ini disampaikan Komarudin pada saat kegiatan Jalan Sehat dan Halal Bil Halal Warga Tangerang bersama KPUD, di Tigaraksa, pada Sabtu (23/6/2018)

"Dalam Pasal 2 huruf f UU No. 5/2014 ditegaskan bahwa setiap pegawai ASN tidak boleh berpihak dari segala pengaruh mana pun dan tidak memihak pada kepentingan siapa pun. Hal yang sama diatur dalam UU Pilkada No.10/2016," kata Komarudin.

UU No. 5/2014, lanjut Komarudin, menegaskan tentang pola penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada asas netralitas.

"Jadi aturannya memang sudah jelas, ASN itu harus netral, tidak berpihak kepada calon mana pun. Jika tidak diindahkan, ada 6 sanksi disiplin dari yang sedang sampai berat. Berupa penudaan gaji berkala, penurunan pangkat sampai pemberhentian dengan hormat atau pemecatan," tandas Komarudin.

Menurut Komarudin, netralitas ini menjadi semacam kata kunci agar ASN tidak terjebak pada politik praktis atau dukung-mendukung paslon.

Pada kesempatan itu, Komarudin juga meminta kepada semua pihak, terutama media, jika ada yang mendengar atau melihat ASN dukung mendukung paslon agar segera melaporkan ke Panwaslu.

"Kami meminta ke semua lapisan masyarakat agar sama-sama awasi Pilkada ini. Terutama ke rekan-rekan media, jika temukan indikasi pelanggaran kampanye oleh ASN, mohon segera laporkan ke Panwaskab. Nanti mereka akan tindak lanjuti ke KASN, Kemenpan RB dan Kemendagri," jelas Komar.

Pemerintah Daerah Tangerang berkomitmen akan terus memfasilitasi kebutuhan Pilkada.

"Tugas kami membantu suksesnya event lima tahunan ini. Kami akan fasilitasi kebutuhan sesuai aturan yang berlaku," kata Komar.

Penjabat Bupati ini berharap Pilkada bisa berjalan dengan baik tanpa masalah apa pun.

"Pemerintah ingin pemilihan di hari Rabu 27 Juni nanti berlangsung jujur, aman, netral serta penuh kegembiraan. Sehingga, kedepan kita akan hasilkan pemimpin yang semakin berkualitas," harapnya.


Bagikan artikel ini