Seminggu Jelang Lebaran, PJ Bupati Tangerang Uji Kelaikan Angkutan Bus dan Kesiapan Supir-Kernet

Panongan- Penjabat Bupati Tangerang Dr. Komarudin, MAP didampingi Dishub dan Dinkes melakukan uji kelaikan angkutan bus serta kesiapan supir yang akan membawa warga Tangerang mudik ke daerah tujuan, pada Jum'at (8/6/2108).

Menurut Komarudin, tahun ini pemerintah menerapkan dua aspek pemeriksaan. Pertama, kelaikan kendaraan. Uji kelaikan bus penting dilakukan guna memastikan seluruh perlengkapan bus dalam kondisi berfungsi sehingga aman dikendarai.

"Tadi kami periksa kelengkapan bus mulai dari rem, ban, lampu, wiper (penghapus air kaca), bangku penumpang dan mesin. Hasilnya, dari 10 bus yang dicek secara random, semua dalam kondisi layak jalan," ujar Komarudin.

Jika dinilai sudah layak dikendarai, lanjut Komarudin, maka Dishub akan menempelkan stiker bertuliskan "Standar Uji Layak Jalan" di bagian kaca depan.

Pemeriksaan berikutnya terkait kesiapan supir dan kernet. Untuk keduanya, dilakukan tes kesehatan meliputi cek kolesterol, gula darah dan tensi.

"Setelah dites, ternyata ada 3 orang supir yang kadar gula darahnya di atas normal (lebih dari 300). Karena bisa membahayakan penumpang, saya minta mereka untuk tidak narik dulu," tandas Komarudin.

Pengecekan kesehatan untuk supir dan kernet tidak hanya sampai situ, satu hari jelang arus mudik, mereka akan dites narkoba dan urine. 

"Kita akan sama-sama lihat hasil tesnya nanti. Jika ada yang menggunakan narkoba, mereka tentu akan berurusan dengan yang berwajib," katanya. 

Langkah pemerintah ini, tambah Komarudin, semata-mata demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik.

Selain mengecek kondisi bus dan supir, rombongan Penjabat Bupati juga mengunjungi posko pelayanan mudik lebaran di depan Citra Raya. [Infokom]


Bagikan artikel ini