Siap Dibentuk Kegiatan Pos Gizi di Desa Pangkalan

TEGALANGUS – Meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya memberikan asupan gizi seimbang kepada balitanya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Puskesmas Tegalangus memprogram pembentukan Kegiatan Pos Gizi di Desa Pangkalan.

Kepala Puskesmas Tegalangus, dr Allan Sartana, Rabu (7/3/2018), mengutarakan kegiatan yang akan diwujudkan pada April 2018 ini dimaksudkan untuk mendorong perubahan paradigma para orangtua balita di kawasan itu dalam memberikan asupan gizi kepada anak-anaknya.

Sebab pemberikan gizi yang seimbang akan mempengaruhi tumbuh-kembang anak dari balita hingga dewasa, bukan hanya sehat tapi juga berkecerdasan. “Merubah perilaku masyarakat yang kita utamakan dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Diakui memang tak mudah mengubah perilaku masyarakat pedesaan terhadap sesuatu yang baru. Justeru itulah tantangannya. Maka sosialiasi yang akan diberikan dirumuskan secara sesederhana mungkin agar masyarakat mudah menerima dan mempraktikkannya.

 

DIAWALI MMD

Margaret, Pemegang Program Gizi pada Puskesmas Tegalangus, menambahkan Kegiatan Pos Gizi merupakan revitalisasi atau tindak-lanjut dari Pembentukan Pos Gizi di Puskesmas Tegalangus pada tahun 2007.

Setelah dibentuk pos gizi akan dilakukan kegiatan revitalisasi pos gizi secara rutin di seluruh desa binaan puskesmas. Puskesmas Tegalangus memiliki 6 desa binaan, yakni Desa Tegalangus, Desa Pangkalan, Desa Tanjung Burung, Desa Tanjung Pasir, Desa Muara, dan Desa  Lemo.

Sebelum diadakan kegiatan pos gizi, ungkap Margaret, pihaknya telah menggelar MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) pada pertengahan Pebruari 2018 di Balaidesa Pangkalan. Hadir Camat Teluknaga dan Kepala Desa Pangkalan. MMD digelar untuk memperoleh umpan-balik masyarakat dalam menentukan lokasi kegiatan pos gizi.

Hasil musyawarah terpilih Desa Pangkalan sebagai lokasi Kegiatan Pos Gizi, yang nantinya digelar di Posyandu Anyelir 3 di RT 04/RW 05 Desa Pangkalan. Di desa ini teridentifikas ada sejumlah balita yang perlu ditingkatkan status gizinya.

Dipaparkan ada 4 poin utama dalam Kegiatan Pos Gizi, yakni mensosialisasikan tentang pola asuh, pola makan anak, pola kebersihan, dan pola mencari pelayanan kesehatan.

Secara keseluruhan program ini dilaksanakan selama 30 hari, yang dibagi menjadi 3 sesi. Dari tiap sesi diadakan evaluasi dari kegiatan yang telah berjalan.

sumber : http://dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini