1.527 Warga Pantura Berterima-kasih Dilayani Pengobatan Gratis

RAJEG – Ucapan terima-kasih bagai tak putus disampaikan sedikitnya 1.527 warga dari 7 kecamatan di Kabupaten Tangerang sesaat dirinya mendapat layanan pengobatan gratis yang dilaksanakan puskesmas-puskesmas bekerja-sama tokoh warga.

“Terima kasih…” ucap seorang nenek sesaat penyakit asam urat yang menyerikan lutunya diperiksa dan diberi obat oleh seorang dokter dalam program bakti-sosial digelar di halaman Gedung Puskesmas Rajeg, Sabtu (3/2/2018).

Program ini digelar kerja-sama Puskesmas Rajeg, Puskesmas Kutabumi, Puskesmas Pasarkemis, Puskesmas Sindang Jaya, Puskesmas Sukatani, dan Puskesmas Kemiri dengan tokoh masyarakat Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang.

Hadir dalam acara ini Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan Camat Rajeg yang di akhir acara menyempatkan diri berfoto bersama. Adapun jumlah warga yang mendapat layanan pengobatan sebanyak 1.527 orang, terdiri 906 perempuan dan 108 laki-laki.

Pri Helga Ismiati SKM MKM, Kepala Puskesmas Rajeg, Selasa (6/2), mengutarakan kegiatan bakti-sosial ini dilaksanakan sesuai perintah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang agar para petugas puskesmas yang berada di lapangan untuk membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan bakti-sosial.

“Kami sebagai pengemban tugas tentunya harus siap melaksanakannya dengan sebaik-baiknya….” paparnya.

Pri Helga Ismiati SKM MKM, berharap selanjutnya masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatannya secara rutin di puskesmas-puskesmas yang ada, agar termonitor derajat kesehatannya, sekaligus bisa mengurangi dan menyembuhkan penyakit yang dideritanya. 

Sementara H Enju, Tokoh Pantura, mengucapkan terima-kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama para petugas puskesmas yang telah membantu mensukseskan kegiatan bakti sosial ini.

“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat termotivasi untuk terus-menerus menjaga kesehatan diri dan keluarganya,” harapnya.

Dia pun mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian memberantas penyakit berbasis lingkungan kotor, di antaranya penyakit DBD, Diare, d.l.l.


Bagikan artikel ini