Puskesmas Bojong Nangka Gencarkan Cegah Anak Kurang Gizi

KELAPA DUA – Jajaran Puskesmas Bojong Nangka di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus menggencarkan sosialisasi dan pembinaan gizi anak kepada masyarakat di wilayahnya binaannya.

Kegiatan ini di antaranya secara rutin dilaksanakan bertepatan dengan diselenggarakannya kegiatan posyandu-posyandu di banyak lokasi yang dilaksanakan para kader kesehatan di setiap bulannya.

Momentum ini dimanfaatkan para petugas Puskesmas Bojong Nangka untuk memberi pemahaman tentang kesehatan gizi anak, pencegahan gizi kurang, sampai mencegah kurang gizi.

Kepala Puskesmas Bojong Nangka, dr Samarwati pada akhir Januari 2018, mengakui ada satu pasien gizi kurang yang ditemukan dan saat ini masih ditangani pihaknya.  

Bayi berusia 23 bulan itu, pada April 2017 ditemukan hanya memiliki berat badan 6,2 kg, sehingga masuk kategori kurang gizi. Para petugas pun segera memberikan bantuan peningkatan gizinya dengan pemberian makanan tambahan (PMT) dan formula 100.

Kini bayi itu, papar dr Samarwati, telah berangsur-angsur membaik gizinya dengan berat-badannya kini mencapai 7,3 kg. “Kita pun melakukan pembinaan kepada kedua orangtuanya yang masih tergolong ekonomi rendah.”

Mencegah kasus ini terjadi pada keluarga lainnya, maka para petugas puskesmas bersama kader kesehatan dan dibantu para tokoh masyarakat, menggencarkan sosialisasi dan pembinaan gizi anak pada setiap kegiatan posyandu-posyandu di wilayah Kelurahan Bojong Nangka dan Desa Curug Sangereng.

Diinformasikan jumlah posyandu di dua wilayah itu sebanyak 38 posyandu yang rutin melaksanakan kegiatan di setiap bulannya.

Kepala Puskesmas Bojong Nangka pun berharap para kader kesehatan dan para tokoh masyarakat mau membantu secara aktif membina kesehatan gizi anak-anak di wilayahnya.

“Bila ada anak yang kurang gizi atau sakit agar segera dibawa ke puskesmas untuk diobati, sebelum terlambat,” kata  dr Samarwati. Di puskesmas pun para orangtua bayi dan balita bisa mengonsultasikan status gizi anak-anaknya agar menjadi bayi dan balita bergizi baik.

“Kami melalui tim kesehatan puskesmas pun siap melakukan tinjauan ke rumah pasien bila benar-benar dibutuhkan…” pungkas Kepala Puskesmas Bojong Nangka.


Bagikan artikel ini